<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Seto El Kahfi</title>
	<atom:link href="http://setoelkahfi.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://setoelkahfi.web.id</link>
	<description>function __construct() { PHP; jQuery; MySQL; CSS; }</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Jun 2013 19:08:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Content Filters &#8211; Jquery DOM Selector</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/content-filters-jquery-dom-selector/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/content-filters-jquery-dom-selector/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Jun 2013 19:08:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[JavaScript]]></category>
		<category><![CDATA[basic filter selector]]></category>
		<category><![CDATA[javascript library]]></category>
		<category><![CDATA[jquery]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Memfilter elemen DOM juga tersedia dengan cara memilih elemen berdasarkan konten yang mereka (elemen) miliki. Metode ini dapat bervariasi mulai dari kata khusus atau karakter khusus sampai elemen yang meliputi sebuah elemen lain. Memilih Elemen Yang Mempunyai Teks Khusus Untuk memilih elemen yang mempunyai teks tertentu atau kata tertentu, gunakan selector :contains(), dimana teks yang...  <a href="http://setoelkahfi.web.id/content-filters-jquery-dom-selector/" class="more-link" title="Read Content Filters &#8211; Jquery DOM Selector">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p class="lead">Memfilter elemen DOM juga tersedia dengan cara memilih elemen berdasarkan konten yang mereka (elemen) miliki. Metode ini dapat bervariasi mulai dari kata khusus atau karakter khusus sampai elemen yang meliputi sebuah elemen lain.</p>
<p><strong>Memilih Elemen Yang Mempunyai Teks Khusus</strong><br />
Untuk memilih elemen yang mempunyai teks tertentu atau kata tertentu, gunakan selector <strong>:contains()</strong>, dimana teks yang dicari disertakan sebagai parameter untuk memfilter elemen DOM.:<span id="more-135"></span></p>
<pre class="brush: jscript; title: ; notranslate">$(&quot;p:contains(Another)&quot;);</pre>
<p>Saat skrip dijalankan pada konsole firebug, hasilnya adalah sebagai berikut:</p>
<pre class="brush: bash; title: ; notranslate">&gt;&gt;&gt; $(&quot;p:contains(Another)&quot;);
 [ p.foo ]</pre>
<blockquote><p>Catatan: Fungsi <strong>:contains()</strong> bersifat case sensitive, yang berarti huruf kapital dan huruf kecil berpengaruh pada hasil pencarian teks. Versi caseinsensitive (kebalikannya) telah ditambahkan pada dokumentasi API dari fungsi <strong>:contains()</strong> oleh seorang member dari komunitas pengembang jQuery. Untuk keterangn lebih lanjut tentang selector ini, bisa dilihat pada dokumentsi APi di http://api.jquery.com/contains-selector.</p></blockquote>
<p><strong>Memilih Elemen Yang berisi Elemen Tertentu</strong><br />
Jika kita perlu untuk memilih elemen yang terdapat didalam elemen lain, kita bisa menggunakan filter <strong>:has()</strong>. Fungsi ini cara kerjanya sama dengan selector <strong>:contains()</strong>, terkecuali fungsi ini memakai nama elemen (tag) bukan menggunakan teks atau kata:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ; notranslate">$(&quot;p:has(span)&quot;);</pre>
<p>Saat dijalankan, hasil eksekusi program adalah sebagai berikut:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ; notranslate">&gt;&gt;&gt; $(&quot;p:has(span)&quot;);
 [ p, p#bar ]</pre>
<p>Hanya paragraf yang mempunyai elemen span yang akan terpilih.</p>
<p><strong>Memilih Elemen Yang Kosong</strong></p>
<p><strong></strong>Untuk memilih elemen yang kosong (dalam artian tidak terdapat teks atau elemen lain), fungsi <em><strong>:empty </strong></em>dapat kita gunakan. Pada elemen HTML yang dijadikan contoh pada latihan ini, elemen yang kosong tidak terlihat. Mari kita coba temukan menggunakan filter :empty() untuk menemukan elemen kosong tersebut:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ; notranslate">$(&quot;:empty&quot;);</pre>
<p>Hasil outputnya adalah sebagai berikut:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ; notranslate">&gt;&gt;&gt; $(&quot;:empty&quot;);
[ script jsapi, script jquery.min.js, div#_firebugConsole ]</pre>
<p>Kedua tag script dan div digenerate secara dinamis. Tag script berasal dari jQuery yang diload oleh Google JSAPI, dan div elemen dari konsol Firebug.</p>
<p>Memilih Elemen Yang Berisi Elemen Atau Teks<br />
Kebalikan dari <em><strong>:empty</strong></em>,<strong><em> :parent</em></strong> akan memilih elemen yang di dalamnya terdapat &#8220;sesuatu&#8221; yang lain (hahaha, kaya syahroni <img src='http://static.setoelkahfi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ), yang dapat berupa elemen lain, teks, atau keduanya. Ketikkan perintah berikut pada konsol firebug:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ; notranslate">$(&quot;p:parent&quot;);</pre>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena semua elmen paragraf pada contoh yang kita gunakan semuanya berisi elemen atau teks, semua elemen paragraf akan tampil pada konsol firebug, seperti terlihat dibawah ini:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ; notranslate">&gt;&gt;&gt; $(&quot;p:parent&quot;);
 [ p, p.foo, p, p#bar ]</pre>
<p>Demikianlah artikel tentang content filters pada jQuery, yaitu :contains(), :has(), :empty, :parent(). Semoga bisa menjadi manfaat bagi yang baca ya <img src='http://static.setoelkahfi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/content-filters-jquery-dom-selector/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setting XAMPP Compatible Dengan PHP Tag</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/setting-xampp-compatible-dengan-php-tag/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/setting-xampp-compatible-dengan-php-tag/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2012 10:33:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP Hypertext Preprocessor]]></category>
		<category><![CDATA[xampp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=568</guid>
		<description><![CDATA[Simple  PHP Tag &#8211; Jika kita sering berlatih membuat program PHP pada mesin local kita, pastinya kita sering melakukan customize terhadap setingan PHP (php.ini) ataupun setingan pada Apache webserver. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagi tutorial yang sepele, tetapi barangkali masih ada programer PHP yang belum pernah melakukannya. Tag Pembuka File PHP Permasalahan yang...  <a href="http://setoelkahfi.web.id/setting-xampp-compatible-dengan-php-tag/" class="more-link" title="Read Setting XAMPP Compatible Dengan PHP Tag">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" class="lead"><em><strong>Simple  PHP Tag</strong></em> &#8211; Jika kita sering berlatih membuat program PHP pada mesin local kita, pastinya kita sering melakukan <em>customize</em> terhadap setingan PHP (php.ini) ataupun setingan pada Apache webserver. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagi tutorial yang sepele, tetapi barangkali masih ada programer PHP yang belum pernah melakukannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-568"></span></p>
<h2 style="text-align: justify;"></h2>
<h2 style="text-align: justify;">Tag Pembuka File PHP</h2>
<p style="text-align: justify;">Permasalahan yang coba saya angkat disini adalah tentang tanda kurung kurawal yang membuka sebuah file PHP. Kode php biasanya di awali dengan <em>simple tag</em> “&lt;?” atau dengan <em>complete tag</em> “&lt;?php”. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan saat berbicara tentang lingkungan development yang tetap. Namun, akan menjadi hal yang cukup merepotkan saat kita menjalankan file PHP yang ditulis menggunakan <em>simple tag</em> pada lingkungan PHP yang tidak mendukung penggunaan <em>simple tag</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini terjadi pada saya saat mencoba memindah program PHP yang telah saya buat ke komputer dengan setingan PHP yang berbeda. Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan masalah karena program php saya tidak dapat dijalankan. Masalahnya terletak pada tag php yang saya gunakan. Saya menggunakan tag “&lt;?” dan pada xampp terbaru setting php defaultnya yang bisa dijalankan dengan tag “&lt;?php”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;">Penggunaan Simple Tag Pembuka File PHP</h2>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengatasi permasalahan tersebut, berikut cara agar file PHP dengan simple tag bisa berjalan pada lingkungan PHP komputer lain. Agar tag “&lt;?” dapat dijalankan, berikut caranya:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Buka file php.ini pada “C:\xampp\php”</li>
<li>Kemudian tekan “Control + F” untuk membuka fasilitas find.</li>
<li>Cari baris berikut “short_open_tag = off” (tanpa tanda kutip)</li>
<li>Setelah itu ganti nilai “off” dengan “on”</li>
<li>Kemudian restart apachenya.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba, semoga bermanfaat.</p>
Kata Kunci >> konfigurasi php ini di xampp (5), php tidak jalan di xampp (3), php ini xampp (3), setingan lingkungan php (2), tag pembuka php (2), setting xampp (2), setting php di xampp (2), php ci dengan xampp (1), setingan agar xampp mau (1), perbedaan konfigurasi PHP (1)]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/setting-xampp-compatible-dengan-php-tag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dasar OOP PHP : Converting to a String</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/dasar-oop-php-converting-to-a-string/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/dasar-oop-php-converting-to-a-string/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Sep 2012 22:27:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP Hypertext Preprocessor]]></category>
		<category><![CDATA[konsep oop]]></category>
		<category><![CDATA[object oriented programing]]></category>
		<category><![CDATA[oop]]></category>
		<category><![CDATA[php array]]></category>
		<category><![CDATA[php array to string]]></category>
		<category><![CDATA[php array tostring]]></category>
		<category><![CDATA[php convert to string]]></category>
		<category><![CDATA[php int to string]]></category>
		<category><![CDATA[php magic methods]]></category>
		<category><![CDATA[php string]]></category>
		<category><![CDATA[php strval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Converting to a String &#8211; Tutorial ini merupakan lanjutan dari rangkaian tutorial sebelumnya tentang dasar OOP PHP. Bagi yang suda mengikuti tutorial sebelumnya bisa melanjutkan membaca, bagi yang belum, disarankan untuk mengikuti tutorialnya dari awal. Silahkan mulai dari konsep OOP PHP. Magic Method PHP : __toString() Untuk mencegah error yang mungkin terjadi saat sebuah program...  <a href="http://setoelkahfi.web.id/dasar-oop-php-converting-to-a-string/" class="more-link" title="Read Dasar OOP PHP : Converting to a String">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" class="lead"><em><strong>Converting to a String</strong></em> &#8211; Tutorial ini merupakan lanjutan dari rangkaian tutorial sebelumnya tentang <strong><em>dasar OOP PHP</em></strong>. Bagi yang suda mengikuti tutorial sebelumnya bisa melanjutkan membaca, bagi yang belum, disarankan untuk mengikuti tutorialnya dari awal. Silahkan mulai dari <a title="Pengertian Object dan Class – Object Oriented Programing" href="http://setoelkahfi.web.id/pengertian-object-dan-class-object-oriented-programing/" target="_blank">konsep OOP PHP</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-129"></span></p>
<h2 style="text-align: justify;">Magic Method PHP : __toString()</h2>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencegah error yang mungkin terjadi saat sebuah program mencoba menterjemahkan sebuah class (dalam contoh sebelumnya bernama <a title="Menggunakan Constructor dan Destructor Pada Object-Oriented-Programing" href="http://setoelkahfi.web.id/menggunakan-constructor-dan-destructor-pada-object-oriented-programing/" target="_blank">MyClass</a>), maka jenis <em>magic method</em> yang lain bisa kita gunakan. <em>Magic method</em> tersebut adalah <strong><em>__toString()</em></strong>. Tanpa magic method ini, saat sebuah kelas hendak ditampilkan outputnya akan menimbulkan fatal error. Listing berikut ini akan menampilkan skenario yang dimaksud. Disini digunakan syntax echo untuk menampilkan output dari sebuah objek tanpa menggunakan magic method:</p>
<pre class="brush: php; title: ; notranslate">&lt;?php
 class MyClass
 {
    public $prop1 = &quot;I'm a class property!&quot;;
    public function __construct()
    {
       echo 'The class &quot;', __CLASS__, '&quot; was initiated!&lt;br /&gt;';
    }
    public function __destruct()
    {
        echo 'The class &quot;', __CLASS__, '&quot; was destroyed.&lt;br /&gt;';
    }
    public function setProperty($newval)
    {
        $this-&gt;prop1 = $newval;
    }
    public function getProperty()
    {
       return $this-&gt;prop1 . &quot;&lt;br /&gt;&quot;;
    }
 }
 // Create a new object
 $obj = new MyClass;
 // Output the object as a string
 echo $obj;
 // Destroy the object
 unset($obj);
 // Output a message at the end of the file
 echo &quot;End of file.&lt;br /&gt;&quot;;
 ?&gt;</pre>
<p style="text-align: justify;">Listing di atas akan menghasilkan tampilan dibawah ini:</p>
<blockquote><p>The class &#8220;MyClass&#8221; was initiated!<br />
Catchable fatal error: Object of class MyClass could not be converted to string in <br />
/Applications/XAMPP/xamppfiles/htdocs/testing/test.php on line 40</p></blockquote>
<h2 style="text-align: justify;">Menggunakan Magic Method __toString() dalam PHP</h2>
<p style="text-align: justify;">Seperti penjelasan di atas sebelumnya, untuk menampilkan output dari sebuah kelas, gunakan magic method __toString(), seperti pada listing program berikut ini:</p>
<pre class="brush: php; title: ; notranslate">&lt;?php
class MyClass
 {
 public $prop1 = &quot;I'm a class property!&quot;;
 public function __construct()
 {
 echo 'The class &quot;', __CLASS__, '&quot; was initiated!&lt;br /&gt;';
 }
 public function __destruct()
 {
 echo 'The class &quot;', __CLASS__, '&quot; was destroyed.&lt;br /&gt;';
 }
 public function __toString()
 {
 echo &quot;Using the toString method: &quot;;
 return $this-&gt;getProperty();
 }
 public function setProperty($newval)
 {
 $this-&gt;prop1 = $newval;
 }
 public function getProperty()
 {
 return $this-&gt;prop1 . &quot;&lt;br /&gt;&quot;;
 }
 }
 // Create a new object
 $obj = new MyClass;
 // Output the object as a string
 echo $obj;
 // Destroy the object
 unset($obj);
 // Output a message at the end of the file
 echo &quot;End of file.&lt;br /&gt;&quot;;
 ?&gt;</pre>
<p style="text-align: justify;">Pada listing di atas, digunakan magic method __toString(). Perhatikan method getProperty() pada listing di atas. Method tersebut yang dipanggil untuk menampilkan output objek. Saat listing dijalankan, pada browser akan tampil seperti berikut ini:</p>
<blockquote><p>The class &#8220;MyClass&#8221; was initiated!<br />
Using the toString method: I&#8217;m a class property!<br />
The class &#8220;MyClass&#8221; was destroyed.<br />
End of file.</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Sudah bisa mencerna fungsi dari magic method __toString() kan?. Semoga saja iya <img src='http://static.setoelkahfi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h2 style="text-align: justify;">Jenis Magic Method Yang Lain</h2>
<p style="text-align: justify;">Sebagai catatan, untuk pembahasan mengenai magic method tidak akan dijelaskan secara lengkap, hanya yang terkadang sering digunakan oleh developer Indonesia saja. Untuk daftar lengkap dan penjelasan tentang magic method yang lain, silahkan kunjungi manual resmi yang dikeluarkan oleh PHP di alamat http://us2.php.net/manual/en/language.oop5.magic.php.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian tutorial kali ini yang membahas tentang salah satu magic method dalam bahasa pemrograman PHP yang sering digunakan, yaitu __toString(). Semoga sharing artikel kali ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Selamat malam <img src='http://static.setoelkahfi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
Kata Kunci >> pengertian magic method php (2), magic method pada OOP PHP (2), array pada php oop (1), syntax untuk menampilkan outputan (1), php kelas atas (1), oop __tostring artinya apa (1), oop dasar php (1), object oriented programming php (1), konsep dasar oop php (1), fungsi magic method __toString (1)]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/dasar-oop-php-converting-to-a-string/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Fungsi PHP Yang Menghasilkan Elemen HTML</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/membuat-fungsi-php-yang-menghasilkan-elemen-html/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/membuat-fungsi-php-yang-menghasilkan-elemen-html/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Sep 2012 16:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP Hypertext Preprocessor]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi php html]]></category>
		<category><![CDATA[html]]></category>
		<category><![CDATA[return html php function]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=510</guid>
		<description><![CDATA[Membuat Fungsi PHP Yang Menghasilkan Elemen HTML - Untuk menggenerate sebuah markup dari sebuah fungsi php diperlukan trik khusus agar return yang dihasilkan sesuai dengan yang direncanakan. Bagi yang masih bingung ini akan menjuju kemana arahnya, bayangkan kondisi seperti ini: kita memerlukan sebuah fungsi yang akan menghasilkan skrip HTML dari sebuah proses menggunakan PHP. Kenapa harus...  <a href="http://setoelkahfi.web.id/membuat-fungsi-php-yang-menghasilkan-elemen-html/" class="more-link" title="Read Membuat Fungsi PHP Yang Menghasilkan Elemen HTML">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<p style="text-align: justify;" class="lead"><em><strong>Membuat Fungsi PHP Yang Menghasilkan Elemen HTML</strong></em> - Untuk menggenerate sebuah markup dari sebuah fungsi php diperlukan trik khusus agar return yang dihasilkan sesuai dengan yang direncanakan. Bagi yang masih bingung ini akan menjuju kemana arahnya, bayangkan kondisi seperti ini: kita memerlukan sebuah fungsi yang akan menghasilkan <a title="Perbedaan HTML dan XHTML Serta Penggunaannya" href="http://setoelkahfi.web.id/perbedaan-html-dan-xhtml-serta-penggunaannya/" target="_blank">skrip HTML</a> dari sebuah proses menggunakan PHP. Kenapa harus dibuat fungsi? Karena markup ini sering kita pakai, jadi daripada menulis satu persatu, lebih baik dibuat sebuah fungsi untuk menanganinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-510"></span></p>
<h2 style="text-align: justify;">Return Elemen HTML</h2>
<p style="text-align: justify;">Mungkin juga ada solusi lain yang lebih efektif untuk menangani masalah ini. Namun sebagai seorang nubitol, ternyata otak saya mentok pada solusi ini. So, bagi yang nemu solusi yang lebih efektif diwajibakan share, agar saya tidak berlama-lama dalam jurang kesesatan (lebeeeehhhhh).</p>
<blockquote><p>Algoritma sudah ditemukan berabad-abad yang lalu, why <strong><em>re-invent the wheel</em></strong>???!!</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Sebagai pembuka mari kita perhatikan potongan <a title="Cara Menggabungkan String Pada PHP" href="http://setoelkahfi.web.id/cara-menggabungkan-string-pada-php/" target="_blank">listing php</a> berikut ini:</p>
<pre class="brush: php; title: ; notranslate">
&lt;?php 
function TestBlockHTML($replStr) {
&lt;h1&gt;&lt;/h1&gt;
} 
?&gt; 
</pre>
<p style="text-align: justify;">Kondisinya sekarang adalah, saya ingin mengembalikan nilai (bukan menampilkan konten &#8211; <strong><em>echo</em></strong> ) HTML didalam fungsi di atas. Mungkin kita bisa saja membuat sebuah variabel string yang berisi kode HTML tersebut. Tapi adakah solusi yang lebih efektif dan efisien? Jawabanya tentu bisa dan ada.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Variabel Interpolation</h2>
</div>
<p style="text-align: justify;">Mari kita uraikan problematika yang sedang kita hadapi. Untuk menuliskan HTML di dalam fungsi di atas, kita bisa gunakan <a href="http://php.net/manual/en/language.types.string.php#language.types.string.syntax.heredoc" rel="nofollow">heredoc</a>, yang sudah mendukung <strong><em>variable interpolation</em></strong>. Jika kita gunakan variasi solusi di atas, maka listing yang tadi kita buat bisa kita sederhanakan menjadi:</p>
<pre class="brush: php; title: ; notranslate">
function TestBlockHTML($replStr) {
     return &lt;&lt;HTML  
&lt;h1&gt;{$replStr}&lt;/h1&gt;
HTML;
}
</pre>
<p style="text-align: justify;">Sesederhana itu bukan? Sekarang tinggal panggil fungsi tersebut pada halaman yang kita inginkan. Sebelumnya mari beri perhatian lebih pada cara penulisan skrip di atas. Ada apa gerangan? Mari kita bahas kawan.</p>
<h2 style="text-align: justify;">heredoc Identifier</h2>
<p style="text-align: justify;">Perhatikan penulisan tanda penutup HTML pada listing di atas. Syntax penutup HTML tersebut tidak lurus terhadap syntax pembukanya. Perlu diketahui, jika kita mengetik kode program pada editor yang sudah modern, tag penutup sebuah syntax biasanya otomastis akan mengikuti indention (tulisan menjorok ke dalam alinea) syntax pembukanya. Hal tersebut dimaksudkan semata-mata supaya program tersebut <strong><em>eye friendly</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun pada kasus di atas, penulisan syntax penutup HTML memang sengaja menempel pada batas kiri editor. Hal ini dikarenakan tidak boleh ada white space sebelum tanda closing HTML. Dengan demikian, tanda closing HTML pada listing di atas tidak boleh di <em>indent. </em>Hal yang sama sebenarnya juga berlaku pada syntax pembukanya, &lt;&lt;&lt;HTML <strong><em>heredoc identifier</em></strong> tidak boleh di inden, jika saja tidak ada sesuatu didepanya seperti syntax program &#8220;return&#8221;.</p>
Kata Kunci >> syntax php dan fungsinya (5), menulis html di php (3), fungsi h1 pada html (1), Syntax php tampilan (1)]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/membuat-fungsi-php-yang-menghasilkan-elemen-html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meng-Override Properti and Method Dari Klass Yang Diwariskan</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/meng-override-properti-and-method-dari-klass-yang-diwariskan/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/meng-override-properti-and-method-dari-klass-yang-diwariskan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Sep 2012 10:38:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP Hypertext Preprocessor]]></category>
		<category><![CDATA[object oriented programing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Overriding Properti dan Method Sebuah Kelas &#8211; Salah satu sifat dari Object Oriented Programing adalah inheritance, yang berarti mewariskan. Sebuah kelas bisa mewariskan sifat-sifat dan fungsi-fungsinya ke kelas yang lain. Pada kelas yang merupakan turunan dari sebuah kelas yang lain, bisa ditambahkan fungsi atau properti baru yang dapat menunjang dan menambah fungsionalitas kelas tersebut. Parent...  <a href="http://setoelkahfi.web.id/meng-override-properti-and-method-dari-klass-yang-diwariskan/" class="more-link" title="Read Meng-Override Properti and Method Dari Klass Yang Diwariskan">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" class="lead"><em><strong>Overriding Properti dan Method Sebuah Kelas</strong></em> &#8211; Salah satu sifat dari <a title="Object Oriented Programing – Konsep dan Pengertian" href="http://setoelkahfi.web.id/object-oriented-programing-konsep-dan-pengertian/" target="_blank">Object Oriented Programing adalah</a> inheritance, yang berarti mewariskan. Sebuah kelas bisa mewariskan sifat-sifat dan fungsi-fungsinya ke kelas yang lain. Pada kelas yang merupakan turunan dari sebuah kelas yang lain, bisa ditambahkan fungsi atau properti baru yang dapat menunjang dan menambah fungsionalitas kelas tersebut.</p>
<p><span id="more-133"></span></p>
<h2 style="text-align: justify;">Parent Class Pada Object Oriented Programing PHP</h2>
<p style="text-align: justify;">Selain menambahkan fungsi dan properti baru pada sebuah kelas hasil turunan, kita juga bisa mengganti fungsi atau istilah lainya meng-override sebuah fungsi atau properti pada <a title="Mewariskan Sebuah Class (Class Inheritance) – Object Oriented Programing" href="http://setoelkahfi.web.id/mewariskan-sebuah-class-class-inheritance-object-oriented-programing/" target="_blank"><em><strong>parent class</strong></em></a>. <em>Parent class</em> disini adalah kelas orang tua, kelas yang menurunkan sifatnya ke kelas lain. Jika sebuah properti atau fungsi di override di kelas turunan, maka kondisi yang berlaku adalah kondisi fungsi dan properti pada kelas turunan, bukan pada kelas parent.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk melakukan proses overriding properti dan fungsi pada sebuah kelas turunan bisa dilihat pada contoh penggalan listing kelas berikut ini:</p>
<pre class="brush: php; title: ; notranslate">
&lt;?php
class MyClass
{
   public $prop1 = &quot;I'm a class property!&quot;;
   public function __construct()
   {
       echo 'The class &quot;', __CLASS__, '&quot; was initiated!&lt;br /&gt;';
   }
   public function __destruct()
   {
       echo 'The class &quot;', __CLASS__, '&quot; was destroyed.&lt;br /&gt;';
   }
   public function __toString()
   {
       echo &quot;Using the toString method: &quot;;
       return $this-&gt;getProperty();
   }
   public function setProperty($newval)
   {
       $this-&gt;prop1 = $newval;
   }
   public function getProperty()
   {
      return $this-&gt;prop1 . &quot;&lt;br /&gt;;&quot;;
   }
}

class MyOtherClass extends MyClass
{
   public function __construct()
   {
      echo &quot;A new constructor in &quot; . __CLASS__ . &quot;.&lt;br /&gt;&quot;;
   }
   public function newMethod()
   {
      echo &quot;From a new method in &quot; . __CLASS__ . &quot;.&lt;br /&gt;&quot;;
   }
}

// Membuat objek baru
$newobj = new MyOtherClass;
// Output objek sebagai string
echo $newobj-&gt;newMethod();
// Gunakan method dari kelas parent
echo $newobj-&gt;getProperty();
?&gt;</pre>
<h2 style="text-align: justify;">Constructor dan Destructor</h2>
<p style="text-align: justify;">Skrip di atas adalah contoh dari proses overrriding sebuah kelas. Pertama-tama sebuah class di buat dengan nama MyClass yang berisi satu properti <em>$prop_1</em> dan beberapa method. Kelas ini mempunyai <a title="Menggunakan Constructor dan Destructor Pada Object-Oriented-Programing" href="http://setoelkahfi.web.id/menggunakan-constructor-dan-destructor-pada-object-oriented-programing/" target="_blank"><em>constructor</em> dan juga <em>destructor</em></a>. Sebuah kelas standar yang mudah dipahami bahkan oleh programer yang sedang mencoba mencerna apa maksud dari <strong><em>Object Oriented Programing</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kelas kedua dibuat berdasarkan kelas pertama. Dalam hal ini sifat <strong><em>inheritance</em></strong> digunakan untuk mewariskan sifat-sifat dari kelas pertama. Jika skrip dijalankan, outputnya akan menjadi seperti berikut ini:</p>
<blockquote><p>A new constructor in MyOtherClass.<br />
From a new method in MyOtherClass.<br />
I&#8217;m a class property!<br />
The class &#8220;MyClass&#8221; was destroyed.</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Objek Oriented Programing sangat efektif untuk membuat sebuah program yang terstruktur dengan baik. Jika ada kebingunan, silahkan ditanyakan di form komentar ya, thanks <img src='http://static.setoelkahfi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Kata Kunci >> apa fungsi dari method toString (1), script php kelas turunan (1), penjelasan override (1), pengertian property dan method oop php (1), pengertian properti dan fungsinya (1), pengertian overriding pada php (1), pengertian override (1), pengertian dari overrideC# (1), overwrite dalam oop adalah (1), override fungsinya (1)]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/meng-override-properti-and-method-dari-klass-yang-diwariskan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gradasi Warna CSS3 &#8211; Linear Gradient</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/gradasi-warna-css3-linear-gradient/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/gradasi-warna-css3-linear-gradient/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Sep 2012 21:50:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[CSS]]></category>
		<category><![CDATA[background gradasi css]]></category>
		<category><![CDATA[css3]]></category>
		<category><![CDATA[css3 border radius]]></category>
		<category><![CDATA[css3 box shadow]]></category>
		<category><![CDATA[css3 linear gradient background]]></category>
		<category><![CDATA[css3 linear gradient generator]]></category>
		<category><![CDATA[css3 linear gradient ie]]></category>
		<category><![CDATA[css3 linear gradient ie9]]></category>
		<category><![CDATA[css3 radial gradient]]></category>
		<category><![CDATA[gradasi css]]></category>
		<category><![CDATA[gradasi warna css3]]></category>
		<category><![CDATA[gradasi warna dengan css]]></category>
		<category><![CDATA[html css3 linear gradient background]]></category>
		<category><![CDATA[warna gradasi css]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=702</guid>
		<description><![CDATA[Gradasi Warna CSS3 &#8211; Kita bisa membuat warna gradasi pada sebuah halaman HTML menggunakan CSS3, tanpa bantuan gambar sama sekali. Fitur ini sudah didukung oleh browser Mozilla(Firefox) dan browser berbasis Webkit (Safari, Chrome dll). Sayangnya, seperti biasa IE belum mendukung fitur ini. Pada tutorial kali ini, saya akan menjelaskan penggunaan syntax linear gradien pada Firefox dan...  <a href="http://setoelkahfi.web.id/gradasi-warna-css3-linear-gradient/" class="more-link" title="Read Gradasi Warna CSS3 &#8211; Linear Gradient">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" class="lead"><em><strong>Gradasi Warna CSS3</strong></em> &#8211; Kita bisa membuat warna gradasi pada sebuah halaman HTML menggunakan CSS3, tanpa bantuan gambar sama sekali. Fitur ini sudah didukung oleh browser Mozilla(Firefox) dan browser berbasis Webkit (Safari, Chrome dll). Sayangnya, seperti biasa IE belum mendukung fitur ini. Pada tutorial kali ini, saya akan menjelaskan penggunaan syntax linear gradien pada Firefox dan browser berbasis webkit.</p>
<p><span id="more-702"></span></p>
<div>
<h2 style="text-align: justify;">Gradasi Warna CSS3 Untuk Browser Berbasis Webkit( Safari, Chrome dll.)</h2>
<p style="text-align: justify;">Syntax Gradasi Warna CSS3 untuk browser-browser berbasis webkit adalah sebagai berikut :</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">
-webkit-gradient(&lt;type&gt;, &lt;starting point&gt;, &lt;ending point&gt;,
 &lt;from color&gt;, &lt;to color&gt; [, &lt; to colour&gt;]);
</pre>
<p style="text-align: justify;"><strong>Type: </strong>Tipe gradasi, bisa berupa <em>linear</em> atau <em>radial</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Point:</strong> Setiap titik adalah nilai yang berpasangan, contoh <em>right center</em> dll. Bisa dalam bentuk presentase (%).</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" style="border: none;" title="CSS3 Linear Gradients" src="http://gazpo.com/gazpo-files/tut3-gradients/intro.png" alt="" width="600" height="154" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Colors: </strong>Setiap warna mempunyai syntax berikut:&lt;color-stop&gt; (value, color). Value bisa bernilai presentase (0 sampai 100%) atau satuan panjang (dari 0sampai 1).</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh penggunaan -webkit-gradient adalah sebagai berikut:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">
background: -webkit-gradient(linear, center top, center bottom,
color-stop(0%, #FFFFA6),color-stop(50%, #BDF271),
color-stop(100%, #01A2A6));
</pre>
<p style="text-align: justify;">Kita bisa menentukan sebanyak mungkin <code>color-stops</code> sesuai keinginan kita. Bentuk sederhyana dari syntax di atas adalah <em>start color</em> dan <em>stop color</em> yang merujuk kepada <code>color-stop(0, color)</code> dan<code> color-stop(1, color) </code>yang ditulis secara berurutan, sebagai contoh:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom,
 from(#4BA5CC), to(#16325C));
</pre>
<h2 style="text-align: justify;">Gradasi Warna CSS3 Untuk Browser Mozilla</h2>
<p style="text-align: justify;">Syntax Gradasi Warna CSS3 untuk mengatur tampilan pada browser Mozilla Firefox:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">
-moz-linear-gradient([&lt;position&gt;] [&lt;angle&gt;],
&lt;starting color&gt;, &lt;to colour&gt; [, &lt;to colour&gt;]);
</pre>
<p style="text-align: justify;"><strong>Position: Position </strong>digunakan untuk mendefinisikan titik awal gradasi. Nilainya bisa berupa pixel, atau presentase, atau berdasarkan posisi (left, center, right, top, bottom). Jika posisi tidak ditentukan, nilai defaultnya adalah center, atau 50%.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Angle:</strong> Kita bisa mendefinisikan titik awal gradasi menurut sudut. Misal, kita bisa membuat gradasi vertikal, yang bernilai 90 derajat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Color: </strong>Untuk color mempunyai syntax standar: <code>&lt;color&gt; (value)</code>. Value bisa dalam bentuk presentase (0 sampai 100%) atau panjang (dari 0 sampai 1). Jika pilihan ini didefinisikan, warna sebelumnya akan membaur ke warna yang ditentukan pada titik akhir yang ditentukan (<em>stop point)</em>. Jika tidak ada nilai yang ditentukan, warna akan secara bertahap memudar dari warna awal (start color) ke warna akhir (end color).</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh penggunaan syntax <code>-moz-linear-gradient</code> adalah sebagai berikut:</p>
<pre class="brush:css">background: -moz-linear-gradient(top , #FFFFA6 0%,
#BDF271 50%, #01A2A6 100%);</pre>
<p style="text-align: justify;">atau cara lebih sederhananya:</p>
<pre class="brush:css">background: -moz-linear-gradient(top,  #FFF71A,  #9CFF2C);</pre>
<h2 style="text-align: justify;">Contoh Penerapan Gradasi Menggunakan CSS3 Linear Gradients</h2>
<p>Untuk lebih dapat memahami penggunaan efek gradasi warna menggunakan CSS3, berikut contoh-contoh penerapan secara real pada sebuah dokumen HTML dan CSS. Contoh-contoh berikut ini sudah diuji coba menggunakan berbagai macam browser yang sudah mendukung CSS3.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Gradasi linear sederhana menggunakan dua warna akhir (Color stops)</h3>
<pre class="brush:css">background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom,
from(#408AD4), to(#00264C));
background: -moz-linear-gradient(top,  #408AD4,  #00264C);
background:#408AD4;</pre>
<p style="text-align: justify;">Hasil dari syntax di atas adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" title="Gradient Example 1" src="http://gazpo.com/gazpo-files/tut3-gradients/gradient1.png" alt="" width="120" height="120" /></p>
<h3 style="text-align: justify;">Gradasi Linear menggunakan tiga <em>color stops</em></h3>
<pre class="brush:css">background: -webkit-gradient(linear, center top, center bottom,
color-stop(0%, #FFFFA6), color-stop(50%, #BDF271),
color-stop(100%, #01A2A6));
background: -moz-linear-gradient(top, #FFFFA6 0%, #BDF271 50%,
#01A2A6 100%);
background: #01A2A6;</pre>
<p style="text-align: justify;">Output syntax di atas adalah:</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" title="Gradient Example 1" src="http://gazpo.com/gazpo-files/tut3-gradients/gradient2.png" alt="" width="120" height="120" /></p>
<h3 style="text-align: justify;">Gradasi linear menggunakan derajat</h3>
<pre class="brush:css">background: -webkit-gradient(linear, left bottom, right top,
color-stop(0%, #FFF71A), color-stop(50%, #9CFF2C),
color-stop(100%, #043100));
background: -moz-linear-gradient(left bottom 45deg,
#FFF71A 0%, #9CFF2C 50%, #043100 100%);
background: #043100;</pre>
<p style="text-align: justify;">outputnya adalah:</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" title="Gradient Example 3" src="http://gazpo.com/gazpo-files/tut3-gradients/gradient3.png" alt="" width="120" height="120" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Gradasi menggunakan sudut</strong></h3>
<pre class="brush:css">background: -webkit-gradient(linear, right center,
left center, color-stop(0%, #648C02), color-stop(50%, #FFD300),
color-stop(100%, #FF7000));
background: -moz-linear-gradient(right top 180deg, #648C02 0%,
#FFD300 50%, #FF7000 100%);
background: #648C02;</pre>
<p style="text-align: justify;">Outputnya adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" title="Gradient Example 4" src="http://gazpo.com/gazpo-files/tut3-gradients/gradient4.png" alt="" width="120" height="120" /></p>
<p style="text-align: justify;">Penggunakan efek gradasi ini akan memerlukan gambar ataupun JavaScript untuk merealisasikannya. Namun dengna adanya teknologi CSS3, hal ini menjadi semakin mudah.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian tutorial tentang <strong><em>Gradasi Warna CSS3 &#8211; Linear Gradient, </em></strong>semoga bermanfaat kawan <img src='http://static.setoelkahfi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>
Kata Kunci >> gradasi warna (59), PENGERTIAN GRADASI WARNA (22), contoh gambar gradasi warna (9), gradasi warna css3 (8), pengertian gradasi dan contohnya (4), gradasi warna css (3), gradasi warna dengan css (3), contoh-contoh gradasi warna (2), gradasi warna dengan css3 (2), membuat background gradasi css (1)]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/gradasi-warna-css3-linear-gradient/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Tombol Back to Top Blog Menggunakan jQuery</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/cara-membuat-tombol-back-to-top-blog-menggunakan-jquery/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/cara-membuat-tombol-back-to-top-blog-menggunakan-jquery/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Sep 2012 21:49:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[JavaScript]]></category>
		<category><![CDATA[ajax]]></category>
		<category><![CDATA[cara buat back to top]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat tombol back top pada blog]]></category>
		<category><![CDATA[jquery]]></category>
		<category><![CDATA[scroll to top blogger]]></category>
		<category><![CDATA[scroll to top button for blogger]]></category>
		<category><![CDATA[scroll to top button infinity]]></category>
		<category><![CDATA[scroll to top button mustache]]></category>
		<category><![CDATA[scroll to top button tumblr]]></category>
		<category><![CDATA[scroll to top images tumblr]]></category>
		<category><![CDATA[scroll to top jquery]]></category>
		<category><![CDATA[scroll to top tumblr code]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=472</guid>
		<description><![CDATA[Tombol Back to Top &#8211; Jika kita amati dengan seksama, beberapa website dan blog sekarang menerapkan fitur yang seakan sudah menjadi fitur wajib bagi semua website yang mempunyai conten yang memanjang ke bawah. Saat pengguna mencapai halaman terbawah dari sebuah website (mungkin juga tidak harus sampai titik paling bawah), akan ada sebuah tombol yang bertuliskan...  <a href="http://setoelkahfi.web.id/cara-membuat-tombol-back-to-top-blog-menggunakan-jquery/" class="more-link" title="Read Cara Membuat Tombol Back to Top Blog Menggunakan jQuery">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" class="lead"><em><strong>Tombol Back to Top</strong></em> &#8211; Jika kita amati dengan seksama, beberapa website dan blog sekarang menerapkan fitur yang seakan sudah menjadi fitur wajib bagi semua website yang mempunyai conten yang memanjang ke bawah. Saat pengguna mencapai halaman terbawah dari sebuah website (mungkin juga tidak harus sampai titik paling bawah), akan ada sebuah tombol yang bertuliskan &#8220;<strong><em>scroll to to</em><em>p</em></strong>&#8220;, &#8220;<strong><em>back to top</em></strong>&#8220;, atau &#8220;kembali ke atas&#8221; dalam bahasa Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-472"></span></p>
<h2 style="text-align: justify;">Tombol Back to Top Blog Menggunakan jQuery</h2>
<p style="text-align: justify;">Jika sebuah halaman website mempunyai konten yang banyak, adalah sebuah ide bagus untuk menyediakan tombol untuk menscroll halaman ke atas dengan cepat bagi pengunjung. Pada tutorial kali ini, kita akan membuat efek scroll yang halus untuk kembali ke atas halaman, menggunakan kekuatan sebuah jQuery.</p>
<div id="attachment_60" class="wp-caption aligncenter" style="width: 244px"><a href="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/03/jquery-logo.png"><img class="size-full wp-image-60" title="jquery-logo" src="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/03/jquery-logo.png" alt="jquery-logo,jquery-logo, gambar jQuery, Logo jQuery," width="234" height="67" /></a><p class="wp-caption-text">jquery-logo</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pertama-tama, kita akan membuat sebuah tombol dengan posisi fixed, kanan bawah dari halaman, dan saat pengunjung mengklik tombol tersebut, halaman akan menggulung (scroll) ke atas. Proses scroll ini akan menggunakan efek animasi dari jQuery, alih-alih langsung refresh ke atas halaman. Tombol akan dibuat tersembunyi (hidden), dan akan terlihat hanya saat pengunjung meng-scroll halaman ke bawah, sehingga kita tidak perlu menampilkannya terus-menerus.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Skrip Tombol Back to Top Blog Menggunakan jQuery</h2>
<h3 style="text-align: justify;">Skrip HTML Tombol Back to Top</h3>
<p style="text-align: justify;">Buatlah sebuah tombol scroll, sehingga saat diklik akan menggulung halaman ke atas. Syntax HTMLnya adalah sebagai berikut:</p>
<pre class="brush: xml; title: ; notranslate">&lt;a href=&quot;#&quot; class=&quot;scrollup&quot;&gt;Scroll&lt;/a&gt;</pre>
<p style="text-align: justify;">Sementara untuk syntax CSSnya adalah sebagai berikut:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">.scrollup{
	width:40px;
	height:40px;
	opacity:0.3;
	position:fixed;
	bottom:50px;
	right:100px;
	display:none;
	text-indent:-9999px;
	background: url('icon_top.png') no-repeat;
}</pre>
<p style="text-align: justify;">Seperti terlihat pada syntax di atas, kita mendefinisikan tombol tersebut fixed (tetap), yaitu 100px dari kanan dan 50px daribawah. Disitu juga ditentukan warna indent dan icon. Syntax text-indent digunkan untuk menyembunyikan text dan icon diletakkan menggunakan metode background. Properti display: none; membuat tombol tidak terlihat pada saat halaman di load.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Skrip Javascript Tombol Back to Top</h3>
<p style="text-align: justify;">Sekarang, kita akan membuat tombol terlihat pada saat halaman di scroll ke bawah. Kita bisa melakukan trik ini menggunakan syntax jQuery yang cukup sederhana. Berikut listing javascriptnya:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ; notranslate">$(window).scroll(function(){
		if ($(this).scrollTop() &gt; 100) {
			$('.scrollup').fadeIn();
		} else {
			$('.scrollup').fadeOut();
		}
	});</pre>
<p style="text-align: justify;">Method scrollTop mengambil posisi vertikal terkini dari scroll bar. Jika nilainya lebih dari 100px, tombol dengan class .scrollup akan ditampilkan dengan efek fade in jQuery, selain itu akan menghilang. Jadi, saat kita menggulung (scroll) ke bawah layar halaman lebih dari 100px, tombol akan kelihatan, dan saat di gulung kembali ke atas sampai kurang dari 100px tombol akan disembunyikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah selanjutnya adalah menggulung layar otomatis ke atas halaman dengan halus, saat tombol di klik. Kita bisa melakukanya menggunakan fungsi click, berikut listingnya:</p>
<pre class="brush:js">$('.scrollup').click(function(){
	$("html, body").animate({ scrollTop: 0 }, 600);
	return false;
	});</pre>
<p style="text-align: justify;">Option scrollTop: 0 menggulug vertikal pada posisi 0px, dan angka 600 adalah nilai kecepatan animasinya dalam milidetik. Angka yang lebih tinggi menandakan animasi akan berjalan lebih lambat, karena waktu ditentukan lebih lama. Kita bisa juga menggunakan nilai ‘fast’, ‘slow’ atau ‘normal’ alih-alih menggunakan angka dalam milidetik.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Skrip Lengkap Tombol Back to Top Blog Menggunakan jQuery</h2>
<p style="text-align: justify;">Setelah menggabungkan seluruh skrip jQuery di atas hasilnya akan menjadi skrip lengkap jQuery berikut ini:</p>
<pre class="brush:js">&lt;script type="text/javascript"&gt;
	$(document).ready(function(){ 

		$(window).scroll(function(){
			if ($(this).scrollTop() &gt; 100) {
				$('.scrollup').fadeIn();
			} else {
				$('.scrollup').fadeOut();
			}
		}); 

		$('.scrollup').click(function(){
			$("html, body").animate({ scrollTop: 0 }, 600);
			return false;
		});

	});
&lt;/script&gt;</pre>
<div class="download-link-box">
<div class="demo" style="text-align: justify;"><a href="http://gazpo.com/downloads/tutorials/jquery/scrolltop/"><span class="big-button">Demo</span></a></div>
</div>
Kata Kunci >> cara mengeset event pada sebuah tombol menggunakan jquery (3), bagaimana cara mengeset event pada sebuah tombol menggunakan jquery (1), php membuat tombol dengan jquery (1), membuat tombol kembali ke atas jquery di php (1), listing j-query text berjalan ke atas (1), efek tombol dengan jquery (1), cara membuat tombol back to top dengan jquery (1), cara membuat scroll menggunakan php (1), cara membuat scroll back to top jquery (1), tombol back to top dengan css dan javascript di php (1)]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/cara-membuat-tombol-back-to-top-blog-menggunakan-jquery/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Kaos Ormik Merah BSI</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/contoh-kaos-ormik-merah-bsi/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/contoh-kaos-ormik-merah-bsi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2012 12:41:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Out of Topic]]></category>
		<category><![CDATA[contoh baju ormik dan semot BSI]]></category>
		<category><![CDATA[contoh desain baju bsi]]></category>
		<category><![CDATA[contoh gambar desain kaos BSI]]></category>
		<category><![CDATA[contoh kaos ormik bsi]]></category>
		<category><![CDATA[contoh kaos ormik merah bsi]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal orientasi mahasiswa baru 2012]]></category>
		<category><![CDATA[jual kaos kampus bsi]]></category>
		<category><![CDATA[jual kaos ormik bsi]]></category>
		<category><![CDATA[kaos amik dan ormik bsi]]></category>
		<category><![CDATA[logo bsi diameter 5]]></category>
		<category><![CDATA[logo bsi hitam putih]]></category>
		<category><![CDATA[logo kaos ormik bsi]]></category>
		<category><![CDATA[model kaos bsi aja]]></category>
		<category><![CDATA[order kaos ormik]]></category>
		<category><![CDATA[warna jaket almamater bsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=749</guid>
		<description><![CDATA[Kaos ORMIK Merah &#8211; Tak terasa dua mingu lagi ormik dan semot mahasiswa baru BSI periode September 2012 akan segera dimulai. Seperti sudah diketahui, setiap tahun Bina Sarana Informatika membuka dua kali penerimaan mahasiswa baru untuk program Diploma Tiga, baik itu reguler maupun kelas karyawan. Sudah pasti biaya untuk dua jenis kelas tersebut pastinya berbeda,...  <a href="http://setoelkahfi.web.id/contoh-kaos-ormik-merah-bsi/" class="more-link" title="Read Contoh Kaos Ormik Merah BSI">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" class="lead"><strong><em>Kaos ORMIK Merah</em></strong> &#8211; Tak terasa dua mingu lagi ormik dan <a title="Pendaftaran Mahasiswa Baru Nusa Mandiri" href="http://setoelkahfi.web.id/pendaftaran-mahasiswa-baru-nusa-mandiri/" target="_blank"><em>semot mahasiswa baru BSI</em></a> periode September 2012 akan segera dimulai. Seperti sudah diketahui, setiap tahun <strong>Bina Sarana Informatika</strong> membuka dua kali penerimaan mahasiswa baru untuk program Diploma Tiga, baik itu reguler maupun kelas karyawan. Sudah pasti biaya untuk dua jenis kelas tersebut pastinya berbeda, tetapi waktu dan pelaksanaan ORMIK dan SEMOT BSI pasti bersamaan.</p>
<p><span id="more-749"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada awal berdirinya, BSI hanya membuka jurusan untuk Manajemen Informatika saja, sehingga pada saat ORMIK nanti bisa dipastikan akan lebih dominan <a title="PMB BSI – Kaos Ormik BSI 2012" href="http://setoelkahfi.web.id/kaos-ormik-bsi-2012/" target="_blank">Kaos Ormik Merah BSI</a> yangmerupakan ketentuan dari pihak Bina Sarana Informatika yang mengharuskan mahasiswa baru untuk akademi AMIK &#8211; yang terdiri dari jurusan Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi &#8211; menggunakan kaos berwarna merah dengan <a title="Logo BSI Warna dan Logo BSI Hitam Putih – Logo BSI" href="http://setoelkahfi.web.id/logo-bsi-warna-dan-logo-bsi-hitam-putih-logo-bsi/" target="_blank">logo BSI</a>.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Contoh Kaos Ormik Merah BSI</h2>
<p style="text-align: justify;">Seperti telah saya singgung di atas, mahasiswa Bina Sarana Informatika paling banyak berasal dari jurusan Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi. Oleh sebab itu, berikut saya posting contoh kaos ormik merah BSI untuk para mahasiswa baru BSI.</p>
<div id="attachment_766" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-merah-cewek.jpg"><img class="size-medium wp-image-766" title="kaos ormik merah cewek" src="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-merah-cewek-300x225.jpg" alt="contoh kaos ormik merah bsi, order kaos ormik, kaos amik dan ormik bsi, warna jaket almamater bsi, contoh baju ormik dan semot BSI, jadwal orientasi mahasiswa baru 2012, logo bsi hitam putih, contoh kaos ormik bsi, contoh desain baju bsi, contoh gambar desain kaos BSI, jual kaos kampus bsi, jual kaos ormik bsi, logo bsi diameter 5, logo kaos ormik bsi, model kaos bsi aja," width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh kaos ormik merah gambar blogger</p></div>
<p style="text-align: justify;">Kaos ormik BSI di atas bergambar seorang blogger yang sedang berada di toilet. Makna dari disen kaos ini adalah bahwa kita sebagai blogger bisa sangat antusias melakukan hobi kita, sehingga saat berada di toilet pun kita tetap membawa laptop. Hal ini sesuai dengan tema mahasiswa AMIK BSI yang dalam proses belajarnya akan sangat sering menggunakan laptop (atau komputer).</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut penampakan contoh kaos ormik merah BSI yang lain. Pada gambar di bawah, kaos yang digunakan menggunakan model kaos polo. Seorang mahasiswa baru BSI membeli sendiri kaos tersebut, lalu kami tinggal membuat sablon logo BSI diameter 5cm saja.</p>
<div id="attachment_762" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-merah.jpg"><img class="size-medium wp-image-762" title="kaos ormik merah bsi" src="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-merah-300x225.jpg" alt="contoh kaos ormik merah bsi, order kaos ormik, kaos amik dan ormik bsi, warna jaket almamater bsi, contoh baju ormik dan semot BSI, jadwal orientasi mahasiswa baru 2012, logo bsi hitam putih, contoh kaos ormik bsi, contoh desain baju bsi, contoh gambar desain kaos BSI, jual kaos kampus bsi, jual kaos ormik bsi, logo bsi diameter 5, logo kaos ormik bsi, model kaos bsi aja," width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">kaos ormik merah bsi model polo</p></div>
<h2 style="text-align: justify;">Contoh Kaos Ormik Kuning BSI</h2>
<p style="text-align: justify;">Untuk mahasiswa baru BSI jurusan Broadcasting, kaos yang digunakan untuk ormik nanti berwarna kuning. Bukan hanya jurusan Broadcasting yang menggunakan kaos ormik warna kuning, tetapi semua jurusan yang ada di dalam AKOM BSI. Berikut salah satu contoh kaos ormik bsi warna kuning.</p>
<div id="attachment_768" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/P1010177.jpg"><img class="size-medium wp-image-768" title="kaos ormik bsi warna kuning" src="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/P1010177-300x225.jpg" alt="contoh kaos ormik merah bsi, order kaos ormik, kaos amik dan ormik bsi, warna jaket almamater bsi, contoh baju ormik dan semot BSI, jadwal orientasi mahasiswa baru 2012, logo bsi hitam putih, contoh kaos ormik bsi, contoh desain baju bsi, contoh gambar desain kaos BSI, jual kaos kampus bsi, jual kaos ormik bsi, logo bsi diameter 5, logo kaos ormik bsi, model kaos bsi aja," width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">kaos ormik bsi warna kuning</p></div>
<p style="text-align: justify;">Tema kaos jurusan AKOM di atas adalah photography. Kenapa? Karena broadcasting juga tidak bisa lepas dari peran dokumentasi. Tidak hanya masalah video dan sinyal untuk menyiarkan (broadcast) pesan yang akan diterima masyarakat, tetapi juga ada aspek visual.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya kami mengajukan disen logo onair, hanya saja kaos tersebut di upload di facebook TokoNano.com. Bila inginmelihatnya silahkan di like page dari TokoNano.com. Selain itu di fans page TokoNano.com tersebut juga banyak testimoni dan juga disen-disen kaos dari jurusan yang lain.</p>
<div id="attachment_763" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-bsi-kuning.jpg"><img class="size-medium wp-image-763" title="kaos ormik bsi kuning" src="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-bsi-kuning-300x225.jpg" alt="contoh kaos ormik merah bsi, order kaos ormik, kaos amik dan ormik bsi, warna jaket almamater bsi, contoh baju ormik dan semot BSI, jadwal orientasi mahasiswa baru 2012, logo bsi hitam putih, contoh kaos ormik bsi, contoh desain baju bsi, contoh gambar desain kaos BSI, jual kaos kampus bsi, jual kaos ormik bsi, logo bsi diameter 5, logo kaos ormik bsi, model kaos bsi aja," width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">kaos ormik bsi kuning jurusan broadcasting</p></div>
<h2 style="text-align: justify;">Contoh Kaos Ormik Ungu BSI</h2>
<p style="text-align: justify;">Warna ungu menjadi milik mahasiswa baru BSI jurusan Bahasa Ingris, Bahasa Mandarin dan bahasa asing lainya. Jurusan-jurusan trersebut bernaung dalam Akademi Bahasa Asing (ABA) BSI. Ungu juga termasuk kaos yang banyak kami produksi, diantara sekian banyak kaos ormik bsi warna ungu yang sudah kami produksi salah satu disenya adalah logo Captain America seperti di bawah ini.</p>
<div id="attachment_764" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-bsi-ungu-captain-america.jpg"><img class="size-medium wp-image-764" title="kaos ormik bsi ungu captain america" src="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-bsi-ungu-captain-america-300x225.jpg" alt="contoh kaos ormik merah bsi, order kaos ormik, kaos amik dan ormik bsi, warna jaket almamater bsi, contoh baju ormik dan semot BSI, jadwal orientasi mahasiswa baru 2012, logo bsi hitam putih, contoh kaos ormik bsi, contoh desain baju bsi, contoh gambar desain kaos BSI, jual kaos kampus bsi, jual kaos ormik bsi, logo bsi diameter 5, logo kaos ormik bsi, model kaos bsi aja," width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">kaos ormik bsi ungu captain america</p></div>
<p style="text-align: justify;">Captain America kami pilih karena dia menggunakan bahasa asing (American English), sehingga relevan dengan jurusan yang mahasiswa ambil, hehe. Disamping itu juga pada saat pemilihan disen, film The Avenger &#8211; yang salah satu superheronya adalah Captain America &#8211; sedang ditayangkan di bioskop-bioskop di Indonesia.</p>
<div id="attachment_765" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-bsi-ungu.jpg"><img class="size-medium wp-image-765" title="kaos ormik bsi ungu" src="http://static.setoelkahfi.web.id/wp-content/uploads/2012/08/kaos-ormik-bsi-ungu-300x225.jpg" alt="contoh kaos ormik merah bsi, order kaos ormik, kaos amik dan ormik bsi, warna jaket almamater bsi, contoh baju ormik dan semot BSI, jadwal orientasi mahasiswa baru 2012, logo bsi hitam putih, contoh kaos ormik bsi, contoh desain baju bsi, contoh gambar desain kaos BSI, jual kaos kampus bsi, jual kaos ormik bsi, logo bsi diameter 5, logo kaos ormik bsi, model kaos bsi aja," width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">kaos ormik bsi ungu</p></div>
<p style="text-align: justify;">Demikian beberapa kaos ormik BSI yang sudah TokoNano.com produksi, selain disen dan warna kaos di atas masih banyak lagi contoh yang kami produksi, selengkapnya silahkan berkunjung ke <a title="TokoNano.com" href="http://facebook.com/tokonano" target="_blank">fanspage TokoNano.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk pemesanan bisa sms ke 0888 0987 2533 atau pin BB 313EF23C atau lebih jelasnya ke halaman tentang <a title="PMB BSI – Kaos Ormik BSI 2012" href="http://setoelkahfi.web.id/kaos-ormik-bsi-2012/" target="_blank">jual kaos ormik BSI</a>. Terimakasih <img src='http://static.setoelkahfi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Kata Kunci >> Memek Merah (19), logo BSI (Bina Sarana Informatika) (15), jual kaos bsi (13), logo bsi kuning (4), contoh gambar kaos (3), manajemen informatika di bsi (3), gambar baju untuk manajemen informatika (2), kaos sablon bsi (2), contoh logo kaos (2), gambar kaos (1)]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/contoh-kaos-ormik-merah-bsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Sudut Tumpul Dengan CSS3 &#8211; Border Radius</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/membuat-sudut-tumpul-dengan-css3-border-radius/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/membuat-sudut-tumpul-dengan-css3-border-radius/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Aug 2012 09:49:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[CSS]]></category>
		<category><![CDATA[border radius css3 ie]]></category>
		<category><![CDATA[border shadow css3]]></category>
		<category><![CDATA[box shadow]]></category>
		<category><![CDATA[cross browser border radius css3]]></category>
		<category><![CDATA[css css3]]></category>
		<category><![CDATA[html5 rounded corners]]></category>
		<category><![CDATA[text shadow]]></category>
		<category><![CDATA[text shadow css3]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[CSS3 Border Radius &#8211; Membuat radius, atau sudut tumpul pada sebuah halaman HTML mungkin memerlukan gambar sebgai background ataupun JavaScript. Namun sejak diumumkannya versi CSS terbaru, CSS3, hal ini sudah semakin mudah dilakukan. Kita tidak lagi memerlukan gambar ataupun JavaScript, cukup dengan syntax CSS3 yang baru, yaitu border-radius. Tutorial kali ini akan membahas fitur CSS3 ini....  <a href="http://setoelkahfi.web.id/membuat-sudut-tumpul-dengan-css3-border-radius/" class="more-link" title="Read Membuat Sudut Tumpul Dengan CSS3 &#8211; Border Radius">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p class="lead"><em><strong>CSS3 Border Radius</strong></em> &#8211; Membuat radius, atau sudut tumpul pada sebuah halaman HTML mungkin memerlukan gambar sebgai background ataupun JavaScript. Namun sejak diumumkannya versi CSS terbaru, CSS3, hal ini sudah semakin mudah dilakukan. Kita tidak lagi memerlukan gambar ataupun JavaScript, cukup dengan syntax CSS3 yang baru, yaitu <code>border-radius</code>. Tutorial kali ini akan membahas fitur CSS3 ini.</p>
<p>Contoh penggunaan dasar syntax <code>border-radius</code> adalah:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">border-radius: 10px;</pre>
<p>Kita juga bisa menggunakan % sebagai satuan ukur, sebagai contoh:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">border-radius: 10%;</pre>
<p>Namun, saat kita perlu untuk menambah prefix browser, kita bisa menggunakan property berikut ini:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">-moz-border-radius: 10px;
-webkit-border-radius: 10px;
 border-radius: 10px;</pre>
<h3>Contoh Penerapan Property border-radius<span id="more-483"></span></h3>
<p>Berikut beberapa penerapan syntax border-radius dalam berbagai studi kasus.</p>
<h3>Ukuran sama untuk semua sudut</h3>
<p>Jika hanya satu nilai yang didefinisikan pada <code>boder-radius</code>, nilai tersebut akan diterapkan untuk semua sudut:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">#box1{&lt;/pre&gt;
        /*General box properties*/
	background-color:#7AE840;
	width: 200px;
	padding:10px;
	margin:20px;
	height:50px
	/* using border-radius */
	-moz-border-radius: 10px;
	-webkit-border-radius: 10px;
	border-radius: 10px;
}</pre>
<p>Hasil dari syntax CSS di atas adalah sebagai berikut:</p>
<div id="box1" style="background-color: #ddd; width: 200px; padding: 10px; margin: 20px; height: 50px; -webkit-border-radius: 10px; -moz-border-radius: 10px; border-radius: 10px;"></div>
<h3>Radius pada kiri atas dan kanan bawah</h3>
<p>Properti <code>border-radius</code> dapat menerima dua nilai. Jika yang diseting adalah dua nilai, maka nilai tersebut akan diaplikasikan pada kiri atas ke kanan atas dan kanan bawah ke kiri bawah.</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">#box2{
        /*General box properties*/
	background-color:#7AE840;
	width: 200px;
	padding:10px;
	margin:20px;
	height:50px
	/* using border-radius */
	-webkit-border-radius: 24px 0;
	-moz-border-radius: 24px 0;
	border-radius: 24px 0;
	}</pre>
<p>Hasil dari syntax di atas adalah:</p>
<div id="box2" style="background-color: #ddd; width: 200px; padding: 10px; margin: 20px; height: 50px; -webkit-border-radius: 24px 0; -moz-border-radius: 24px 0; border-radius: 24px 0;"></div>
<h3>Radius pada kanan atas dan kiri bawah</h3>
<p>Dengan cara yang sama, contoh berikut ini menseting <code>border-radius</code> untuk sudut kanan atas dan kiri bawah.</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">#box3{
       /*General box properties*/
	background-color:#7AE840;
	width: 200px;
	padding:10px;
	margin:20px;
	height:50px
	/* using border-radius */
	-webkit-border-radius: 0 24px;
	-moz-border-radius: 0 24px;
	border-radius: 0 24px;
	}</pre>
<p>Output dari syntax di atas adalah:</p>
<div id="box3" style="background-color: #ddd; width: 200px; padding: 10px; margin: 20px; height: 50px; -webkit-border-radius: 0 24px; -moz-border-radius: 0 24px; border-radius: 0 24px;"></div>
<h3>Radius yang berbeda untuk masing-masing sudut</h3>
<p>Kita bisa menggunakan bentuk singkat untuk syntax border-radius, sama seperti syntax <code>margin</code> dan <code>padding</code> untuk menentukan  <code>border-radius</code> yang berbeda untuk masing-masing sudut.</p>
<pre class="brush:css">#box4{
	/*General box properties*/
	background-color:#7AE840;
	width: 200px;
	padding:10px;
	margin:20px;
	height:50px
	/* using border-radius */
	-webkit-border-radius:  5px 20px 40px 60px;
	-moz-border-radius:  5px 20px 40px 60px;
	border-radius:  5px 20px 40px 60px;
	}</pre>
<p>Output syntax CSS3 di atas adalah sebagai berikut:</p>
<div id="box4" style="background-color: #ddd; width: 200px; padding: 10px; margin: 20px; height: 50px; -webkit-border-radius: 5px 20px 40px 60px; -moz-border-radius: 5px 20px 40px 60px; border-radius: 5px 20px 40px 60px;"></div>
<div class="browserbox">
<div class="browser">Syntax CSS3 di tas semua sudah teruji untuk browser-browser berikut ini:</div>
<div class="browser">
<ul>
<li>Safari 5</li>
<li>FF 3.6</li>
<li>Opera 11</li>
<li>Chrome 8</li>
<li>IE 9</li>
</ul>
</div>
</div>
<p>Demikian tutorial kali ini tentang <strong><em>Membuat Sudut Tumpul Dengan CSS3</em></strong> semoga bermanfaat bagi yang sedang mendalami CSS3, buat para master ya mohon koreksinya aja ya <img src='http://static.setoelkahfi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Kata Kunci >> pengertian sudut tumpul (2), penegrtian webkit-border-radius dalam css (1), penegrtian webkit-boder-radius dan contohnya (1), membuat sudut tumpul text field html (1), membuat sudut tumpul di content php (1), membuat sudut gambar tumpul (1), membuat border rounded php (1), gambar sudut tumpul yang berbeda (1), gambar sudut tumpul (1), css3 border rounded adalah (1)]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/membuat-sudut-tumpul-dengan-css3-border-radius/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Tombol Dengan CSS3</title>
		<link>http://setoelkahfi.web.id/membuat-tombol-dengan-css3/</link>
		<comments>http://setoelkahfi.web.id/membuat-tombol-dengan-css3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2012 09:58:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Seto</dc:creator>
				<category><![CDATA[CSS]]></category>
		<category><![CDATA[JavaScript]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat tombol dengan css]]></category>
		<category><![CDATA[css3]]></category>
		<category><![CDATA[css3 button collection]]></category>
		<category><![CDATA[css3 button cool]]></category>
		<category><![CDATA[css3 button generator]]></category>
		<category><![CDATA[css3 button hover]]></category>
		<category><![CDATA[css3 button icon]]></category>
		<category><![CDATA[css3 button style]]></category>
		<category><![CDATA[css3 button tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[css3 button twitter]]></category>
		<category><![CDATA[membuat tombol dengan css]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setoelkahfi.web.id/?p=479</guid>
		<description><![CDATA[Membuat Tombol Dengan CSS3 - Tutorial kali ini kita akan belajar membuat button dengan css3. CSS3 adalah standar baru dalam pembuatan website yang diakui bersamaan dengan kemunculan HTML5. Pada tutorial ini akan berfokus pada pembuatan button/tombol menggunakan syntax seperti border-radius dan linear-gradient. Penggunaan Dasar Membuat Tombol Dengan CSS3 Pertama-tama kita membuat class button sebagai dasar, tanpa warna apapun, sehingga...  <a href="http://setoelkahfi.web.id/membuat-tombol-dengan-css3/" class="more-link" title="Read Membuat Tombol Dengan CSS3">Read more &#187;</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" class="lead"><em><strong>Membuat Tombol Dengan CSS3 -</strong></em><strong></strong> Tutorial kali ini kita akan belajar membuat button dengan css3. CSS3 adalah standar baru dalam pembuatan website yang diakui bersamaan dengan kemunculan HTML5. Pada tutorial ini akan berfokus pada pembuatan button/tombol menggunakan syntax seperti <code>border-radius</code> dan <code>linear-gradient.</code></p>
<p><span id="more-479"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-209" style="border: none;" title="btn2" src="http://gazpo.com/gazpo-files/tut5-buttons/btn.png" alt="" width="600" height="189" /></p>
<h2 style="text-align: justify;">Penggunaan Dasar Membuat Tombol Dengan CSS3</h2>
<p style="text-align: justify;">Pertama-tama kita membuat class button sebagai dasar, tanpa warna apapun, sehingga kita bisa menggunakanya nanti dengan penerapan berbagai macam warna. Syntax css nya adalah sebagai berikut:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">.button {
	font-family: sans-serif;
	font-weight:bold;
	color: #fff;
	padding:5px 10px 6px 10px;
	-moz-border-radius: 5px;
	-webkit-border-radius: 5px;
	border-radius:5px;
	cursor: pointer;
	}</pre>
<p style="text-align: justify;">Pada kode css di atas, kita membuat border radius dengan syntax <code>border-radius</code> untuk mozilla, webkit dan internet explorer. Untuk info lebih lanjut tentang  <code>border-radius</code> property, silahkan ke <a title="border radius css3" href="http://setoelkahfi.web.id/membuat-sudut-tumpul-dengan-css3-border-radius/" target="_blank">border radius css3</a></p>
<h2 style="text-align: justify;">Menambahkan Warna Berbeda Pada Tombol Dengan CSS3</h2>
<p style="text-align: justify;">Sekarang kita sudah mempunyai basic css untuk tombol radius, kita bisa menggunakannya kembali dalam beberapa kombinasi warna, yang kadang kita perlukan saat kita membutuhkan tombol yang sama dengan warna berbeda. Kita bisa melakukannya dengan mudah menggunakan syntax <code>background color</code>, tetapi untuk lebih memperluas wawasan tentang css3, kita akan menggunakan syntax CSS3  <code>linear-gradient </code>untuk membuat efek gradien pada tombol. Perhatikan contoh berikut ini:</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">.blue {
	background:#0085cc;
	background-image: -moz-linear-gradient(top,#0085cc,#00717f);
	background-image: -webkit-gradient(linear,left top,
left bottom,from(#0085cc),to(#00717f)	);
	}
</pre>
<p style="text-align: justify;">Pada syntax CSS3 di atas, kita membuat gradien sederhana untuk Mozilla dan Webkit browser. Kita juga menambahkan simple background untuk browser yang tidak mendukung property gradien. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang gradien pada CSS3, silahakan ke <a title="gradasi warna css3" href="http://setoelkahfi.web.id/gradasi-warna-css3-linear-gradient/" target="_blank">Gradasi Warna CSS3</a></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk properti <code>hover</code>, kita bisa menentukan warna background sederhana, atau jika mau kita bisa memakai gradien yang sama untuk hover.</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">	.blue:hover{background:#00717f;	}</pre>
<p style="text-align: justify;">Dengan cara yang sama, kita bisa membuat class untuk warna berbeda menggunakan warna yang kita pilih. Silahkan lihat halaman demo untuk pemahaman lebih lanjut.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Menentukan Ukuran Tombol Dengan CSS3</h2>
<p style="text-align: justify;">Kita juga bisa menentukan class untuk ukuran tombol yang berbeda-beda. Yang harus kita lakukan adalah menentukan ukuran huruf memakai properti font-size.</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">.small {font-size:12px;}
.medium{font-size:18px;}
.large{font-size:24px;}</pre>
<h2 style="text-align: justify;">Cara Membuat Tombol Dengan CSS3 Dalam HTML</h2>
<p style="text-align: justify;">Tombol dapat kita terapkan pada halaman html menggunakan syntax berikut:</p>
<pre class="brush: xml; title: ; notranslate">&lt;a class=&quot;button large blue&quot;&gt;Click me!&lt;/a&gt;
&lt;a class=&quot;button medium blue&quot;&gt;Click me!&lt;/a&gt;
&lt;a class=&quot;button small blue&quot;&gt;Click me!&lt;/a&gt;</pre>
<p style="text-align: justify;">Syntax CSS3 di atas semua telah diuji pada browser-browser berikut:</p>
<div class="browserbox" style="text-align: justify;">
<div class="browser">
<ul>
<li>Safari 5</li>
<li>FF 3.6</li>
<li>Opera 11</li>
<li>Chrome 8</li>
<li>IE 9</li>
</ul>
</div>
</div>
<div class="postbox">
<p class="btn preview" style="text-align: justify;">Lihat pada halaman <a href="http://demo.setoelkahfi.web.id/index.php/css/rounded_button" target="_blank">demo</a>. Semoga tutorial tentang Membuat Tombol Dengan CSS3 ini bermanfaat, selamat membaca <img src='http://static.setoelkahfi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>
Kata Kunci >> membuat tombol dengan css3 (3), cara membuat tombol next pada php (1), tombol search codeigniter (1), syntax css membuat button (1), sintak membuat rollover image pada html (1), php membuat tombol (1), penggunaan tombol dalam php (1), moz dan webkit dipakai bersamaan (1), membuat tombol web dengan css dan php (1), membuat tombol next sederhana pada codeigniter (1)]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setoelkahfi.web.id/membuat-tombol-dengan-css3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: basic
Database Caching 15/42 queries in 0.018 seconds using disk: basic
Object Caching 1698/1851 objects using disk: basic
Content Delivery Network via static.setoelkahfi.web.id

 Served from: setoelkahfi.web.id @ 2013-06-20 12:52:00 by W3 Total Cache -->